Penerapan Hazard Vulnerability Assessment (HVA) menjadi sangat penting sebagai upaya meningkatkan kesiapsiagaan dan mitigasi risiko di rumah sakit. Perlunya melakukan analisis risiko merupakan cara yang tepat untuk menentukan besarnya kemungkinan terjadinya bencana dan tingkat keparahannya atau kerugian yang akan ditimbulkan.
Hazard Vulnerability Assessment (HVA) atau Analisis kerentanan bahaya (HVA) di Rumah Sakit adalah model pendekatan yang dilakukan sistematis untuk mengidentifikasi bahaya atau risiko yang paling mungkin dapat berdampak pada instrumen rumah sakit.
Rumah sakit merupakan salah satu pelayanan publik yang perlu dilakukan analisis risiko HVA, dimana rumah sakit sebagai fasilitas kesehatan masyarakat umum menjadi tujuan utama masyarakat untuk pemenuhan kesehatan. Atas hal tersebut rumah Sakit harus aman dari kejadian tidak diharapkan yang dapat membahayakan jiwa dan gangguan kesehatan, serta kerusakan bangunan, kehilangan aset dan lingkungan sekitarnya.
Bagaimana cara penerapan HVA itu sendiri?
Pertama pahami dulu manajemen risiko, petakan apa saja yang mungkin bisa terjadi atau berdampak pada risiko, apapun itu. Kedua, pahami mengenai konsep HVA dan implementasinya. Lingkup HVA, analisa risiko, penilaian risiko, dan evaluasi risiko. Buat cara identifikasi dan penilaian HVA, libatkan tim untuk dapat menilainya, dan tentukan hasilnya. Ketiga, buat program atas hasil HVA, berupa perencanaan, pengendalian serta preventif.